Jumat, 11 Mei 2012

GURU TAK SEKEDAR PROFESI

Artikel ini adalah hasil karyaku untuk diikutsertakan dalam sebuah Lomba Menulis, walaupun hanya menjadi peserta tapi aku senang dan bangga karena ini pertma kalinya aku ikut lomba menulis walaupun dari sejak kecil aku senang menulis.

oleh : Nina Juliana Pujirahayu
GURU TAK SEKEDAR PROFESI


Tidak ada habisnya jika kita bicara tentang pendidikan Indonesia, akan tetapi bukan karena prestasinya namun tentang wajah buramnya pendidikan Indonesia yang semakin tidak terkendali. Kerusakan sekolah dimana-mana khususnya pada bangunan sekolah tingkat SD, begitu pula dengan prestasi siswa yang semakin menurun. Bahkan banyak anak-anak yang tidak sekolah atau  putus sekolah karena biaya pendidikan yang begitu mahal, walaupun terdapat program BOS namun tatap saja keperluan lainnya harus ditanggung oleh siswa. Ditambah adanya sebagian siswa yang dapat bersekolah namun tidak memanfaatkannya dengan baik, semakin terpuruklah pendidikan Indonesia.

Ketika saya bertanya tentang pendidikan kepada teman-teman di sekolah, hanya sebagian saja yang berkomentar, yang lainnya hanya tersenyum dan acuh tak acuh. Sungguh ironis, apakah mereka tidak peduli atau  mereka tidak pernah ingin tau tentang pendidikan. Padahal mereka juga seorang siswa, semakin tergugah hati saya untuk menjadi seorang guru. Kelak nanti saya menjadi seorang  guru, saya ingin mengajar, mendidik dan lebih dari itu saya juga ingin membangun sikap peduli setiap siswa  terhadap keadaan sekitar khususnya mengenai pendidikan. Sehingga bukan hanya kemampuan intelektual saja yang dikembangkan, tetapi juga emosional siswa agar peka terhadap lingkungan.

Disamping ketidakseriusan siswa dalam belajar, keterpurukan dunia pendidikan  juga disebabkan karena adanya sebagian tenaga pengajar/guru yang tidak sungguh-sungguh memberikan ilmu untuk para siswa- siswinya. Sebagian guru hanya dapat menyampaikan teori tetapi tidak bisa membimbing siswa-siswinya untuk menerapkan teori tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai seorang siswa saya merasa miris melihat keadaan pendidikan Indonesia. Ingin sekali saya menjadi bagian dari orang-orang yang memperjuangkan pendidikan yaitu menjadi seorang guru.

Berbicara tentang guru, di jaman yang serba modern ini seorang guru profesional mungkin sangat minim sekali. Mengingat guru adalah sebuah profesi sehingga bagi sebagian orang menjadi seorang guru hanya cukup dengan menjalankan tugasnya mengajar di dalam kelas.Bahkan tidak jarang seorang guru berdemo agar gajinya dinaikkan, sehingga materi bisa kapan saja menghilangkan niat baik seorang guru.

Disaat seperti inilah seorang guru profesional dipertanyakan keberadaannya.Seorang guru profesional merupakan guru yang bisa mengajar dalam kondisi bagaimanapun, murid seperti apapun, dan dimanapun.Namun, tidak semua guru dapat menjadi seorang guru profesional. Profesionalisme hanya dimiliki oleh orang yang benar-benar menguasai apa yang menjadi tanggung jawabnya dan mengerti resiko dari profesinya. Seorang guru dapat dikatakatakn sebagai guru profesional apabila dapat menjadi tenaga pengajar yang benar-benar mengabdikan dirinya untuk pendidikan, tidak mencari materi dalam setiap pengetahuannya.

Sebagai seorang guru bukan hanya bertugas untuk mengajar maupun mendidik, akan tetapi membuat siswa-siswinya nyaman berada di dalam kelas dan menyukai pelajaran yang disampaikan, semua itu dapat dirasakan para siswa dari sikap guru tersebut ketika berada di dalam kelas. Suasana KBM (kegiatan belajar mengajar) yang kondusif  di dalam kelas juga dapat mempengaruhi siswa dalam menerima pelajaran. Oleh karena itu, menjadi seorang guru profesional juga harus mengerti keadaan psikologi para siswa. Dalam artian, kita harus mengatur waktu yang tersedia di dalam kelas untuk menyampaikan pelajaran dan membawa siswa agar tidak bosan di dalam kelas. Menentukan golden time agar para siswa dapat memahami pelajaran dengan sesekali diselingi canda siswa dapat sejenak beistirahat, dan memberikan waktu bagi siswa untuk bertanya. Seorang guru profesional juga tidak hanya menerima pertanyaan di dalam kelas, akan tetapi di luar kelas maupun di luar sekolah sudah menjadi kewajiban seorang guru untuk melayani siswa – siswinya.

Menurut saya pribadi menjadi seorang guru profesional bukan hanya dapat berdiri di depan kelas, akan tetapi dapat berada di samping siswa-siswinya untuk menjadi pendamping yang baik bagi mereka agar generasi penerus dapat menjadi cahaya terang untuk kemajuan suatu bangsa. Oleh karena itu, dimulai dari guru profesional maka akan tercipta Sumber Daya Manusia yang berkualitas. Terdapat kutipan dari sebuah artikel karya Dra. Ani M.Hasan,M.Pd yang selalu menjadi motivasi bagi saya untuk menjadi seorang guru profesional yaitu,

Kemerosotan pendidikan bukan diakibatkan oleh kurikulum tetapi oleh kurangnya kemampuan profesionalisme guru dan keengganan belajar siswa. Profesionalisme menekankan kepada penguasaan ilmu pengetahuan atau kemampuan manajemen beserta strategi penerapannya. Profesionalisme bukan sekadar pengetahuan teknologi dan manajemen tetapi lebih merupakan sikap, pengembangan profesionalisme lebih dari seorang teknisi bukan hanya memiliki keterampilan yang tinggi tetapi memiliki suatu tingkah laku yang dipersyaratkan”.

Dari artikel tersebut saya bisa mengerti bagaimana menjadi seorang guru profesional. Dan semoga selogan yang selalu melekat dari seorang guru yaitu, “Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa”selalu menjadi acuan bagi seorang guru untuk menjadi seorang guru profesional sehingga terlahir generasi penerus yang berkualitas, karena sesungguhnya dari tangan seorang gurulah setiap orang dapat menjadi manusia yang sesungguhnya.

            Kesimpulannya, menjadi guru tidak cukup hanya dengan mendapat sebuah gelar untuk dijadikan profesi dari seseorang. Namun, jadilah seorang guru profesional yang mengabdikan diri untuk pendidikan Indonesia pada khususnya dan untuk pendidikan dunia  pada umumnya. Memahami keadaan psikologi para siswanya ketika berada di dalam kelas. Melayani siswa-siswinya, baik di luar kelas maupun di luar sekolah. Menumbuhkan kepedulian dari diri seorang siswa terhadap sesama dan lingkungan. Dengan mengemban tugas yang mulia dari seorang guru bukanlah untuk mencari materi, melainkan untuk mencerdaskan anak bangsa.

Saat sebagian besar teman mereka mengejar pekerjaan tetap, uang dan pangkat, para Pengajar Muda adalah ‘orang-orang aneh’ yang memilih merangkai hidup atas dasar panggilan hati. Merreka adalah harapan terbaik bagi bangsa ini
-Rene Suhardono

Sebuah Kisah Klasik-SO7

Jabat tanganku, mungkin untuk yang terakhir kali
Kita berbincang tentang memori di masa itu
Peluk tubuhku usapkan juga air mataku
Kita terharu seakan tiada bertemu lagi
*courtesy of LirikLaguIndonesia.Net
Bersenang-senanglah
Karna hari ini yang akan kita rindukan
Di hari nanti sebuah kisah klasik untuk masa depan
Bersenang-senanglah
Karna waktu ini yang akan kita banggakan di hari tua
Reff:
Sampai jumpa kawanku
Semoga kita selalu
Menjadi sebuah kisah klasik untuk masa depan
Sampai jumpa kawanku
Semoga kita selalu
Menjadi sebuah kisah klasik untuk masa depan
Bersenang-senanglah
Karna hari ini yang akan kita rindukan
Di hari nanti…
Ke: Reff
Mungkin diriku masih ingin bersama kalian
Mungkin jiwaku masih haus sanjungan kalian

Selasa, 08 Mei 2012

Percayalah-Last Child


ujian hidup yang selalu menerpamu
yang berjuang untuk hidup yang hanya sementara
rasa perihnya hujan di hatimu
yang diberikan oleh rasa yang hanya sementara
kita hidup di dunia yang penuh tanda tanya
yang tak mungkin kau ubah dan terpaksa mengikutinya
kita berada di antara benar atau salah
yang tak mungkin dapat kau ukur dengan rasa
berdoalah, sampaikan pada Tuhan semua keluh kesahmu
Dia kan menjawabnya
percayalah, dia kan menunjukkan kasihNya padamu
melalui jalannya, percayalah
wahai kamu yang tak seperti mereka
yang terlihat cerah menjalani hidupnya
pandangan hidup yang selalu lihat ke atas saja
jadi pemicu keinginan yang tiada habisnya
bersujudlah, akui pada Tuhan semua kelemahanmu
Dia kan menguatkannya
memohonlah, Dia kan memberikan yang terbaik untukmu
melalui caraNya, percayalah
berdoalah, sampaikan pada Tuhan semua keluh kesahmu
Dia kan menjawabnya
percayalah, dia kan menunjukkan kasihNya padamu
melalui jalannya, percayalah
bersujudlah, akui pada Tuhan semua kelemahanmu
Dia kan menguatkannya
memohonlah, Dia kan memberikan yang terbaik untukmu
melalui caraNya, percayalah

Minggu, 06 Mei 2012

make wish

hii blogger,,
hari ini tanggal 6 Mei 2012, itu artinya tinggal  20 hari lagi pengumuman untuk kelulusan, karena tanggal 26 Mei 2012 adalah pengumunan kelulusan bagi siswa-siswi SMA,, hemm,
setiap kali ingat tanggal itu selalu aja bikin deg-degan ,karena hari itu adalah penentuan masa depan aku selanjutnya,,
ya, apalagi pada tgl.27 Mei 2012 adalah pengumuman hasil SNMPTN Undangan,,,
pokoknya tgl. 26 dan 27 Mei tahun 2012 ini akan menjadi hari yang bersejarah buatku,,
dan harapanku adalah bisa LULUS dengan nilai yang baik dan bisa DITERIMA di univ yang diinginkan lewat jalur undangan...
setelah 18 tahun ini aku dibesarkan oleh orang tuaku, kini tinggal satu langkah lagi untuk menggapai cita-cita,, yaitu menjadi seorang GURU ,,dari kecil aku ingin sekali menjadi seorang guru dan orang tuaku sangat mendukung itu,, dan dengan cara aku dapat mewujudkan cita-cita ku maka setidaknya rasa lelah dan cape orang tuaku yang selama ini merawtaku dapat terbayar dengan aku menjadi orang yang sukses.
Semoga Allah SWT selalu meridhai apa yang aku kerjakan dan apa yang aku niatkan,, Amiinn,,